kita,,
pernah berbagi cerita di masa lalu..
menatap tajam pada angan masa yang akan datang..
kita,,
pernah berayun pada sebuah kebimbangan dan dilema..
tetap bersama..
dan kita,,
akankah jarak dan waktu mempersatukan kita seperti dulu..
setahun,dua tahun,atau lima puluh tahun yang akan datang..
kita,,
pernah berbagi cerita..
_dedicated to social xtr3me people
saya cinta dimanapun kalian semua berada
Minggu, 20 Januari 2013
diary hujan
Langit mendadak runduk kelabu..
Disini kita tak sempat lagi bicara tentang sepi,
Dan membenahi jejak mimpi selama ini..
“Hidup tak perlu ditangisi,” katamu,
Untuk melintasi sungai,
Untuk memulai hidup ini dibutuhkan keberanian!!
Namun tak usah berlebihan..
Karena gerimis luruh pun menyimpan kemungkinan..
Sungai yang angkuh tengadah di permainkan musim..
Mengubah kita dengan nasib yang tak terduga..
“Hidup harus lebih dari sekadarnya”
_Budi Laksmono (1959-1986)
Disini kita tak sempat lagi bicara tentang sepi,
Dan membenahi jejak mimpi selama ini..
“Hidup tak perlu ditangisi,” katamu,
Untuk melintasi sungai,
Untuk memulai hidup ini dibutuhkan keberanian!!
Namun tak usah berlebihan..
Karena gerimis luruh pun menyimpan kemungkinan..
Sungai yang angkuh tengadah di permainkan musim..
Mengubah kita dengan nasib yang tak terduga..
“Hidup harus lebih dari sekadarnya”
_Budi Laksmono (1959-1986)
Jumat, 25 Maret 2011
Seseorang Di Masa Lalu..
Teringat tentangmu
Kini hariku mulai terusik oleh bayangan yang telah lama ku kenal
Kusadari bahwa duniaku terlalu asing bagimu
Tapi inilah aku, dengan segala kekurangan dan kelebihanku
Mencoba memasuki harimu, mecoba mengerti apa yang kau pikirkan
Walau kita begitu berbeda
Masihkan tersisa sedikit harapan untukku?? Masihkah ada ruang di hatimu??
Mungkin dapat segera kau hiraukan pertanyaan ku itu, tapi,,
Aku, akan terus menanti jawaban
Menanti jawaban atas kegelisahan hatiku
Akankah kau bersedia menungguku bila suatu saat ku jauh,
nanti...
Kini hariku mulai terusik oleh bayangan yang telah lama ku kenal
Kusadari bahwa duniaku terlalu asing bagimu
Tapi inilah aku, dengan segala kekurangan dan kelebihanku
Mencoba memasuki harimu, mecoba mengerti apa yang kau pikirkan
Walau kita begitu berbeda
Masihkan tersisa sedikit harapan untukku?? Masihkah ada ruang di hatimu??
Mungkin dapat segera kau hiraukan pertanyaan ku itu, tapi,,
Aku, akan terus menanti jawaban
Menanti jawaban atas kegelisahan hatiku
Akankah kau bersedia menungguku bila suatu saat ku jauh,
nanti...
Jumat, 18 Februari 2011
waktu...
Dan jika engkau bertanya, bagaimanakah tentang Waktu?
Kau ingin mengukur waktu yang tanpa ukuran dan tak terukur
Engkau akan menyesuaikan tingkah lakumu dan bahkan mengarahkan perjalanan jiwamu menurut jam dan musim.
Suatu ketika kau ingin membuat sebatang sungai, diatas bantarannya kau akan duduk dan menyaksikan alirannya.
Namun keabadian di dalam dirimu adalah kesadaran akan kehidupan nan abadi,
Dan mengetahui bahwa kemarin hanyalah kenangan hari ini dan esok hari adalah harapan.
Dan bahwa yang bernyanyi dan merenung dari dalam jiwa, senantiasa menghuni ruang semesta yang menaburkan
bintang di angkasa.
Setiap di antara kalian yang tidak merasa bahwa daya mencintainya tiada batasnya?
Dan siapa pula yang tidak merasa bahwa cinta sejati, walau tiada batas, tercakup di dalam inti dirinya, dan tiada
bergerak dari pikiran cinta ke pikiran cinta, pun bukan dari tindakan kasih ke tindakan kasih yang lain?
Dan bukanlah sang waktu sebagaimana cinta, tiada terbagi dan tiada kenal ruang?Tapi jika di dalam pikiranmu haru
mengukur waktu ke dalam musim, biarkanlah tiap musim merangkum semua musim yang lain,Dan biarkanlah hari ini
memeluk masa silam dengan kenangan dan masa depan dengan kerinduan.~kahlil gibran~
Langganan:
Postingan (Atom)